Ada satu perasaan
yang membuat beberapa orang merasa bingung, ketika hati bertanya-tanya,
perasaan apakah ini? Bagi mereka yang benar-benar mengerti tentang perasaan
itu, maka mereka akan lebih mengetahui maknanya tanpa bertanya pada orang lain,
yaitu CINTA. Ada beberapa orang yang mengatakan tak memahami arti cinta,
padahal sebenarnya mereka tahu karena disaat hatinya merasakan itu, maka mereka
pasti menyadari perubahan itu. Bukan berarti mereka tak memahaminya, hanya saja
mereka tak mampu mengungkapkannya dengan susunan huruf dan percikan suara,
karena perasaan itu telah titipkan tuhan didalam hati, tak perlu banyak
kata-kata dan ucapan cukup dirasakan,
makna itu sudah cukup berarti untuk dipahami.
Disaat seseorang
merasakan yang namanya cinta, pada saat itu juga mereka mulai mengenal berbagai
macam perasaan emosi, seperti rasa bahagia, sedih, marah, hingga menangis. Cinta
biasanya membuat mereka merasa nyaman, penuh semangat karena mereka menganggap
cintanya adalah penyemangatnya dan cinta merupakan salah satu alasan mereka
untuk bertahan hidup, seperti Cinta kepada keluarga dan cinta pada seorang
pasangan hidup baik itu suami istri maupun pasangan kekasih.
Namun terkadang
cinta mengundang rasa perih, sakit hati, dan kekecewaan.
Ketika kita ingin mendekati cinta maka terlebih dahulu kita harus mengenali resikonya, tak pernah ada cinta yang berjalan lurus, bahkan tidak akan pernah ada. Semulus-mulusnya jalan beraspal ketahuilah di depan sana ada lubang yang akan kita temui, begitupun dengan cinta. Rasa sakit itu akan membuat kita mengeluh, kekecewaan itu akan mengajarkan kita untuk mejauh, namun sebenarnya semua itu adalah cobaan dalam suatu hubungan yang harus kita lalui bersama pasangan kita, mengajarkan kita mulai bersabar menghadapinya, bertukar pikiran untuk menyelesaikannya, bukannya diam-diaman hingga akhirnya akan memperburuk hubungan itu sendiri, yah kebanyakan seperti itu.
Ketika kita ingin mendekati cinta maka terlebih dahulu kita harus mengenali resikonya, tak pernah ada cinta yang berjalan lurus, bahkan tidak akan pernah ada. Semulus-mulusnya jalan beraspal ketahuilah di depan sana ada lubang yang akan kita temui, begitupun dengan cinta. Rasa sakit itu akan membuat kita mengeluh, kekecewaan itu akan mengajarkan kita untuk mejauh, namun sebenarnya semua itu adalah cobaan dalam suatu hubungan yang harus kita lalui bersama pasangan kita, mengajarkan kita mulai bersabar menghadapinya, bertukar pikiran untuk menyelesaikannya, bukannya diam-diaman hingga akhirnya akan memperburuk hubungan itu sendiri, yah kebanyakan seperti itu.
Dan ketika suatu
hubungan mulai memanas, hanya sedikit
dari banyaknya mereka yang bisa mengerti dan ingin memperbaiki hubungannya. Kebanyakan
yang sering kita lihat, ketika terjadi sedikit pertengkaran diantara sepasang
hati, maka akan ada bayangan dibenaknya untuk berpisah. Bukankah ketika kita
saling cinta harus dipertahankan, ada masalah dihadapi bersama, namun kenyataan
membuktikan bahwa cinta itu adalah hal sepele dan tidak cukup penting untuk
mereka pertahankan. Bukan itu tujuan cinta yang sebenarnya, yang tadinya
berjanji untuk saling menjaga, percaya, dan setia. Semua itu hanyalah bulsyit,
mereka hanya berjanji dalam kebaikan itu saja.
Jika ada cinta yang hanya mampu bertahan pada kesenangannya, tidak pada keterpurukannya. Itu bukan cinta! namun hanya perasaan sesaat, yang biasanya hanya datang dan akhirnya pergi ketika perasaannya berpihak lagi-lagi pada hati yang lain. Oh membosankan (=|
Jika ada cinta yang hanya mampu bertahan pada kesenangannya, tidak pada keterpurukannya. Itu bukan cinta! namun hanya perasaan sesaat, yang biasanya hanya datang dan akhirnya pergi ketika perasaannya berpihak lagi-lagi pada hati yang lain. Oh membosankan (=|
Pernahkah anda
mendengar perjanjian sepasang kekasih, bahwa mereka ingin tetap bertahan ketika
pasangannya selingkuh? Saya rasa tidak ada perjanjian seperti itu, meskipun ada
itu jarang sekali bisa ditemui, dan saya rasa itu memang perjanjian yang sangat
konyol, tapi tidak bagi mereka yang benar-benar tulus mencintai, apapun
tantangannya akan dia hadapi semampunya,
selama dia yakin cinta itu akan tetap menjadi miliknya maka dia takkan berhenti
hanya untuk beberapa alasan yang masih bisa dia terima.
Sedikit pengetahuan
saya tentang cinta, mungkin kurang tepat bagi beberapa orang. Namun sudah cukup
untuk menjawab sedikit dari banyaknya pertanyaan tentang CINTA.
“TERIMA KASIH”
Nyamankan hatimu lebih dulu, jika menginginkan seseorang merasa nyaman didekatmu .
BY : ASNIRA
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

