Coretan Pena

Jumat, 01 November 2013

Love, Life, and Spirit


Ada satu perasaan yang membuat beberapa orang merasa bingung, ketika hati bertanya-tanya, perasaan apakah ini? Bagi mereka yang benar-benar mengerti tentang perasaan itu, maka mereka akan lebih mengetahui maknanya tanpa bertanya pada orang lain, yaitu CINTA. Ada beberapa orang yang mengatakan tak memahami arti cinta, padahal sebenarnya mereka tahu karena disaat hatinya merasakan itu, maka mereka pasti menyadari perubahan itu. Bukan berarti mereka tak memahaminya, hanya saja mereka tak mampu mengungkapkannya dengan susunan huruf dan percikan suara, karena perasaan itu telah titipkan tuhan didalam hati, tak perlu banyak kata-kata  dan ucapan cukup dirasakan, makna itu sudah cukup berarti untuk dipahami.

Disaat seseorang merasakan yang namanya cinta, pada saat itu juga mereka mulai mengenal berbagai macam perasaan emosi, seperti rasa bahagia, sedih, marah, hingga menangis. Cinta biasanya membuat mereka merasa nyaman, penuh semangat karena mereka menganggap cintanya adalah penyemangatnya dan cinta merupakan salah satu alasan mereka untuk bertahan hidup, seperti Cinta kepada keluarga dan cinta pada seorang pasangan hidup baik itu suami istri maupun pasangan kekasih.

Namun terkadang cinta mengundang rasa perih, sakit hati, dan kekecewaan. 
Ketika kita ingin mendekati cinta maka terlebih dahulu kita harus mengenali resikonya, tak pernah ada cinta yang berjalan lurus, bahkan tidak akan pernah ada. Semulus-mulusnya jalan beraspal ketahuilah di depan sana ada lubang yang akan kita temui, begitupun dengan cinta. Rasa sakit itu akan membuat kita mengeluh, kekecewaan itu akan mengajarkan kita untuk mejauh, namun sebenarnya semua itu adalah cobaan dalam suatu hubungan yang harus kita lalui bersama pasangan kita, mengajarkan kita mulai bersabar menghadapinya, bertukar pikiran untuk menyelesaikannya, bukannya diam-diaman hingga akhirnya akan memperburuk hubungan itu sendiri, yah kebanyakan seperti itu.

Dan ketika suatu hubungan mulai memanas,  hanya sedikit dari banyaknya mereka yang bisa mengerti dan ingin memperbaiki hubungannya. Kebanyakan yang sering kita lihat, ketika terjadi sedikit pertengkaran diantara sepasang hati, maka akan ada bayangan dibenaknya untuk berpisah. Bukankah ketika kita saling cinta harus dipertahankan, ada masalah dihadapi bersama, namun kenyataan membuktikan bahwa cinta itu adalah hal sepele dan tidak cukup penting untuk mereka pertahankan. Bukan itu tujuan cinta yang sebenarnya, yang tadinya berjanji untuk saling menjaga, percaya, dan setia. Semua itu hanyalah bulsyit, mereka hanya berjanji dalam kebaikan itu saja.

Jika ada cinta yang hanya mampu bertahan pada kesenangannya, tidak pada keterpurukannya. Itu bukan cinta! namun hanya perasaan sesaat, yang biasanya hanya datang dan akhirnya pergi ketika perasaannya berpihak lagi-lagi pada hati yang lain. Oh membosankan (=|

Pernahkah anda mendengar perjanjian sepasang kekasih, bahwa mereka ingin tetap bertahan ketika pasangannya selingkuh? Saya rasa tidak ada perjanjian seperti itu, meskipun ada itu jarang sekali bisa ditemui, dan saya rasa itu memang perjanjian yang sangat konyol, tapi tidak bagi mereka yang benar-benar tulus mencintai, apapun tantangannya  akan dia hadapi semampunya, selama dia yakin cinta itu akan tetap menjadi miliknya maka dia takkan berhenti hanya untuk beberapa alasan yang masih bisa dia terima.

Sedikit pengetahuan saya tentang cinta, mungkin kurang tepat bagi beberapa orang. Namun sudah cukup untuk menjawab sedikit dari banyaknya pertanyaan tentang CINTA.
“TERIMA KASIH”


Pesan dari penulis :
       Nyamankan hatimu lebih dulu, jika menginginkan seseorang  merasa nyaman didekatmu .


                                                                                            BY : ASNIRA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar