Coretan Pena

Jumat, 09 Januari 2015

DIA

Detik demi detik dan hari hari demi hari telah terlewati, tak terasa sudah sejauh ini, hidup ini telah diatur oleh yang Kuasa. Banyak hal tak terduga yang tiba-tiba hadir dalam kehidupan, begitupula dengan kehidupanku. Ku menemukan sebuah nama yang tak langkah lagi dari pendengaranku, secara kebetulan saat kami bertemu semua terjadi sangat biasa-biasa saja. Namun, sejak hari itu terlahir hasrat dalam hati ingin mengetahui tentangnya namun tak pernah sempat, hingga saat itu tiba meskipun dengan jeda waktu yang cukup lama. Mungkin dulu ku selalu mengabaikan semua hal tentangnya, bahkan tak pernah tertarik untuk mengetahui banyak tentangnya. Itu terjadi sebagaimana yang kita ketahui kita bisa menilai seseorang ketika kita sudah mengenalnya lebih jauh meski terkadang  penilain terhadap seseorang itu terlahir  hanya dari apa yang kita lihat darinya. Semua ini mengajarkanku banyak hal mengenai makna hidup, makna hidup yang tak akan ada habisnya untuk memahami semua arti dalam kehidupan.


Awal pertemuan itu menjadi sebuah teka-teki yang kini menuntut berjuta jawaban, awal pertemuan itu mengundang pertemuan kedua, ketiga dan begitu banyak pertemuan. Hingga seiring berjalannya waktu tak ingin lagi rasanya dia menghilang dari hadapan mata ini, rasanya selalu saja ingin berjumpa dengannya yang selama ini hanya ku anggap sebagai teman biasa tapi perasaan ini kembali membuatku bertanya-tanya apakah mungkin suatu hal terjadi kepadaku begitupun dengannya. Suatu hal yang kurasa tidak mungkin kini  berubah menjadi sangat memungkinkan, tentu banyak alasan yang menjadikan kita merasa nyaman terhadap hadirnya seseorang dalam hidup kita seperti yang kurasakan atas kehadirannya.
Kehadirannya begitu berarti bagiku, kini dia menjadi teman hidupku dan kuharap akan  selamanya tetap bersamaku. Dia berbeda dari mereka yang pernah kukenal dulu, banyak hal yang kutemukan dalam dirinya yang menjadi inspirasiku, secara tidak langsung dia memberikan banyak motivasi untukku.  Aku sangat bersyukur Tuhan mempertemukanku dengannya yang selalu memberiku jutaan kritikan, baik buruknya tak pernah kujadikan alasan untuk menyerah. Ku ingin semangat berdiri karena dia telah menjadi tongkat penegakku, susah senang kami bersama, saling mengisi kekurangan dan berbagi kelebihan. Begitu sederhana yang kami lewati, waktu demi waktu itu  sangat berharga disetiap detiknya, sekali harapanku semoga semuanya tak berhenti disini. Masih banyak waktu yang sangat panjang yang harus kita kejar bersama, berjuang bersama hingga akhirnya nanti kita akan terus bersama, insyaallah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar