Coretan Pena

Sabtu, 24 Januari 2015

HARUSNYA KAMU

Ketika mulut dan ragaku tak menunjukkan kebaikan harusnya kamu yang menegurku
Disaat mataku tak melihat sebuah keindahan harusnya kamu berikan ku petunjuk dan menuntunku
Dikala jemariku tak menggenggam kekuatan harusnya kamu menyemangatkanku
Tapi, mengapa engkau membiarkan  semua itu terjadi?

Harusnya kamu hadir menjadi pelengkap kekuranganku
Engkau malah menjadi penonton atas hidupku saat ini
Kau tak pernah sadari engkaulah yang ku tunggu
Aku berjuang untuk mendapatkan apa yang ku inginkan
Berjuta cara yang ingin kulakukan untuk penuhi semua itu
Namun, kesadaran akan kepergianmu merenggut semangatku

Benar salah yang kulakukan tak menjadi cerita baik maupun buruk
Yang ku inginkan hanyalah kamu

Hadirlah kembali melukis cerita indah bersamaku
Menata rapi janji-janji kita dulu ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar